Sejarah Prodi
Home ยป sejarah
PROFILE
Sejarah
Pendirian Program Studi Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana merupakan langkah strategis dalam menjawab kebutuhan akan tenaga spesialis di bidang BTKV, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur. Proses pendirian program studi ini berlangsung melalui sejumlah tahapan penting yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, baik di tingkat internal universitas maupun eksternal, termasuk Kolegium, KKI (Konsil Kedokteran Indonesia), dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Pada November 2021, dilangsungkan rapat penjaringan calon program studi oleh Kolegium Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Indonesia bersama Divisi BTKV RSUP. Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk menilai kesiapan sebagai calon program studi di Universitas Udayana dalam rangka pemenuhan kebutuhan Sp. BTKV nasional yang sangat mendesak.
Pada 1 Maret 2022, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng mengeluarkan Surat Nomor : 0204/E/KB.01.01/2022 Tentang Penugasan Pembukaan Program Studi Dokter Spesialis kepada Rektor Universitas Udayana.
Pada 14 Maret 2022, Ketua Kolegium Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Indonesia, Dr. dr. Ketut Putu Yasa, Sp. B., Sp. BTKV., Subsp. VE(K), FICS memberikan Surat Rekomendasi Nomor : 630/adm/III/Kol.BTKV/2022 Tentang Rekomendasi Pembukaan Program Studi Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular di Universitas Udayana.
Pada 17 Maret 2022, Ketua KKI, dr. Putu Moda Arsana, Sp.PD-KEMD, FINASIM mengeluarkan Surat Nomor : KI.02.02/01/KKI/III/0657/2022 Tentang Dukungan Pembukaan Program Studi Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular di 5 (lima) Universitas yakni Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Universitas Sriwijaya, dan Universitas Udayana.
Pada April 2022, dilaksanakan presentasi bakal calon Program Studi Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang diwakili oleh Dr. dr. I Nyoman Semadi, Sp. B., Sp. BTKV., Subsp. VE(K) dihadapan Dekanat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.
Pada Mei 2022, dilangsungkan Rapat Senat Universitas Udayana yang mengundang Calon Koordinator Program Studi, Dr. dr. Ketut Putu Yasa, Sp. B., Sp. BTKV., Subsp. VE(K), FICS untuk membahas Persiapan Pembukaan Program Studi Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular di Universitas Udayana.
Pada 27 Mei 2022, Ketua Senat Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Gede Mahardika, M.S menyampaikan Berita Acara Sidang Paripurna Senat Universitas Udayana Nomor : B/2157/UN14.1/TP.01.00/2022 yang menyatakan bahwa Sidang Paripurna Senat Universitas Udayana Menyetujui Pengusulan Pembukaan Program Studi Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular.
Pada 19 Juli 2022, Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Dr. Lukman, S.T., M.Hum melaksanakan pertemuan secara daring dengan agenda Koordinasi Penugasan Pembukaan Program Studi Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular di Universitas Udayana yang dihadiri oleh Pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, LAMPT-Kes, Ketua KKI, Ketua MKKI, Ketua AIPKI, Ketua Kolegium BTKV Indonesia, Rektor Universitas Udayana, dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.
Pada 20-22 Oktober 2022, berdasarkan surat dari Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Dr. Lukman, S.T., M.Hum Nomor : 4846/E3/TU.02.02/2022 dilaksanakan Evaluasi Lapangan terhadap Program Studi Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Fakultas Kedokteran Universitas Udayana oleh Tim Visitasi LAMPT-Kes.
Pada 15 Desember 2022, diterbitkannya Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 919/E/O/2022 Tentang Izin Pembukaan Program Studi Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Universitas Udayana. Sehingga, pada 16 Januari 2023 dilaksanakan Tes Seleksi - Ujian UTBK (TKBI dan TPA), dan 17-18 Januari 2023 dilaksanakan Tes TKD dan Wawancara, dan pada 24 Januari 2023 dilakukan pengumuman kelulusan sebanyak 3 orang PPDS BTKV sebagai angkatan pertama.